Surabaya, 25 Juni 2026 – MTs Al Ma’had An Nur menyelenggarakan kegiatan Rihlah dan Ziarah bagi seluruh siswa kelas VIII pada tanggal 21–23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran di luar kelas yang memadukan wisata religi dan wisata edukatif sebagai sarana penyegaran, penguatan karakter, serta mempererat kebersamaan antara siswa dan wali kelas. Sebanyak delapan armada bus mengantarkan rombongan menuju sejumlah destinasi religi dan wisata di Madura dan Jawa Timur. Sebelum keberangkatan, seluruh peserta melaksanakan ziarah dan doa bersama di makam Muassis Pondok Pesantren Al Ma’had An Nur, KH. Nawawi Abdul Aziz. Kegiatan dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Ma’had An Nur, KH. Muslim Nawawi, yang sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta agar senantiasa meluruskan niat, menjaga akhlak, mematuhi tata tertib selama perjalanan, serta berharap memperoleh keberkahan melalui ziarah kepada para ulama dan auliya’.

Selanjutnya rombongan berangkat dari madrasah pada pukul 16.30 WIB. Destinasi pertama adalah Kabupaten Bangkalan, Madura, untuk berziarah ke makam Syaikhona Kholil Bangkalan, salah satu ulama besar yang memiliki pengaruh penting dalam perkembangan Islam di Indonesia. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kota Surabaya untuk berziarah ke makam Sunan Ampel, salah satu anggota Wali Songo yang berjasa dalam penyebaran agama Islam di Nusantara. Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan karyawisata di Florawisata Santerra de Laponte, Kota Batu, Malang. Di lokasi tersebut, siswa menikmati keindahan panorama pegunungan Pujon, taman bunga yang berwarna-warni, berbagai wahana permainan, serta beragam fasilitas rekreasi yang memberikan pengalaman belajar sekaligus hiburan. Memasuki hari terakhir, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Jombang untuk berziarah ke makam KH. Wahab Hasbullah di Pondok Pesantren Tambakberas dan makam KH. Hasyim Asy’ari di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng. Kedua tokoh tersebut merupakan ulama kharismatik sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama, setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan kembali menuju Yogyakarta.

Melalui kegiatan rihlah dan ziarah ini, diharapkan peserta memperoleh pengalaman yang berkesan sekaligus memperluas wawasan keislaman, sejarah, dan kebudayaan. Selain menjadi sarana belajar di luar madrasah, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa syukur, memperkuat kecintaan kepada para ulama, serta mempererat ukhuwah dan kebersamaan antara siswa, wali kelas, dan seluruh keluarga besar MTs Al Ma’had An Nur.