Bantul, 17 Februari 2026 – MTs Al Ma’had An Nur melaksanakan apel pagi di halaman madrasah. Kegiatan apel yang rutin digelar ini bertujuan sebagai sarana pembinaan kedisiplinan, penanaman nilai budaya dan karakter, serta penyampaian informasi penting terkait program madrasah. Apel diikuti oleh seluruh guru, karyawan, serta siswa-siswi MTs Al Ma’had An Nur. Bertindak sebagai pembina apel adalah KH. Muslim Nawawi selaku Ketua Yayasan Al Ma’had An Nur sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren An Nur. Apel pagi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum penguatan karakter dan penanaman kepedulian terhadap kebersihan lingkungan madrasah.

Dalam amanatnya, KH. Muslim Nawawi menyampaikan bahwa Yayasan saat ini tengah menghadapi kondisi Darurat Sampah yang berdampak pada ditutupnya UPT pengelolaan sampah. Oleh karena itu, beliau mengimbau agar setiap lembaga di bawah naungan yayasan mampu mengelola sampah secara mandiri melalui langkah “cegah, pilah, dan olah sampah”. Beliau juga menegaskan bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman, sehingga seluruh siswa diharapkan senantiasa menjaga kebersihan kelas, lingkungan madrasah, serta tidak membuang sampah sembarangan. Menurut beliau, lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana belajar yang nyaman serta mendukung peningkatan prestasi. Sebaliknya, sikap tidak menjaga atau merusak lingkungan termasuk perbuatan zalim. Kezaliman tidak hanya bermakna menyakiti sesama, tetapi juga merusak fasilitas dan lingkungan yang menjadi hak bersama.

Sejalan dengan amanat pembina apel, Kepala Madrasah menegaskan komitmen MTs Al Ma’had An Nur dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan program unggulan Madrasah Ramah Lingkungan. Program ini meliputi pengurangan penggunaan sampah plastik dengan membawa wadah sendiri, pemilahan sampah organik dan nonorganik, penyediaan pojok sampah di setiap area, edukasi dan kampanye peduli lingkungan, larangan membawa plastik ke ruang belajar dan kantor, lomba kebersihan kelas, serta pelaksanaan kegiatan Ahad Sehat yang dilaksanakan satu bulan sekali. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, madrasah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Madrasah. Selain itu, dibentuk pula Satgas Siswa di bawah pendampingan MPO dan OSIM, serta Satgas Kelas yang dikawal langsung oleh wali kelas. Bagi siswa yang tidak tertib atau melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Melalui program Madrasah Ramah Lingkungan ini, MTs Al Ma’had An Nur berharap dapat mengatasi permasalahan sampah secara bertahap serta mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan ramah lingkungan. Kepala Madrasah juga mengajak seluruh warga madrasah baik siswa, guru, maupun karyawan untuk bersama-sama berkomitmen dan berperan aktif demi terciptanya madrasah yang tertata, bersih, dan menjadi teladan dalam kepedulian terhadap lingkungan.