Bantul, 23 Agustus 2025 – MTs Al Ma’had An-Nur menyelenggarakan kegiatan debat dan orasi visi-misi yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemilihan calon ketua dan wakil OSIM (Pemilos) di MTs Al Ma’had An-Nur. Pada pemilihan tahun ini ada empat pasangan calon yang dipilih melalui proses seleksi dengan panitia, pasangan pertama Muhammad Arif Mahardika dan Muhammad Athan Raffa, pasangan kedua Dania Ayu Sulistyo dan Farikha Fatikhatul Ulya, pasangan ketiga Haifa Asna Izati dan Nasywah Jamaludin, dan pasangan keempat Muhammad Doni Al-Khawarizmi dan Muhammad Fahmi Haikal.

Debat dan orasi visi-misi pemilos berlangsung di halaman MTs Al Ma’had An-Nur yang diikuti oleh seluruh warga Madrasah. Adapaun tujuan diadakan kegiatan ini sebagai pendidikan demokrasi di Madrasah selain itu untuk memberikan kesempatan kepada semua kandidat paslon ketua dan wakil ketua OSIM agar dapat menyampaikan visi-misi mereka kepada siswa yang akan memilih, sekaligus menguji kemampuan dalam menyampaikan gagasan dan menjawab pertanyaan. Agenda kegiatan dibagi menjadi tiga sesi yakni sesi pertama orasi visi-misi paslon, sesi kedua tanya jawab paslon dengan panelis, sesi ketiga debat antar paslon. Kegiatan ini dipandu oleh Muhammad Usman Solichin, S.Pd. I dan Mujawazah, M.Pd, sedangkan untuk panelis yaitu Muhammad Sabiq Abqorie, M.Pd, Supriyanto, S.Pd, Rif’ah, S.Pd.I, serta Agustina, S.Kom.

Dalam orasinya masing-masing paslon memaparkan visi-misinya dengan penuh semangat, untuk paslon pertam memiliki visi-misi yaitu handal, edukatif, berwawasan global, agamis, dan tertib (HEBAT). Paslon kedua memiliki visi-misi curious, honest, attractive, mutual, polite, intelligent, obedient, nationalism (CHAMPION). Paslon ketiga memiliki visi-misi aman, disiplin, aktif, peduli, terampil, dan inovatif (ADAPTIF). Paslon keempat memiliki visi-misi sabar, aktif, berkualitas, amanah, dan ramah (SABAR). Seluruh rangkaian kegiatan dari sesi orasi sampai debat berjalan dengan lancar dan disambut antusias dari penonton, dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa tidak ada yang golput sehingga dapat menentukan pilihan yang terbaik untuk kemajuan OSIM Madrasah.