Bantul, 26 Agustus 2026 – Kepala MTs Al Ma’had An-Nur menghadiri Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (K2MTs) Kabupaten Bantul yang diselenggarakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di MTs Hasyim Asy’ari. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.30 WIB tersebut diikuti oleh seluruh kepala MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Bantul yang mengenakan seragam batik pusaka, turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Muntolib, S.Ag., M.S.I.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MTs Hasyim Asy’ari, Tugiman, M.M., selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, beliau memaparkan best practice yang telah diterapkan di MTs Hasyim Asy’ari dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Madrasah tersebut memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik dengan beragam karakteristik dan kebutuhan, antara lain: tunawicara, tunarungu, tunadaksa, dan tunagrahita. Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih inklusif. Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, H. Muntolib, S.Ag., M.S.I., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan koordinasi K2MTs. Dalam pembinaannya, beliau menekankan pentingnya madrasah menjalankan fungsi komite secara optimal sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola lembaga yang baik serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan, beliau juga berpesan agar madrasah dapat menjaga mutu dengan peningkatan prestasi.

Memasuki agenda inti, rapat dipimpin oleh Ketua K2MTs Kabupaten Bantul, Sugeng Muhari, S.Pd., M.Pd. Salah satu agenda yang dibahas adalah persiapan pelaksanaan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kabupaten Bantul yang dijadwalkan pada 22–23 September 2026 di MTsN 4 Bantul. PKM tersebut akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni. Cabang olahraga meliputi bulu tangkis, tenis meja, catur, bola voli, dan lari sprint. Sementara itu, cabang seni meliputi MTQ, MHQ, MSQ, pidato Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, kaligrafi, nasyid, serta hadroh. Dalam rapat juga disampaikan bahwa petunjuk teknis dan Surat Keputusan (SK) kepanitiaan telah disiapkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Melalui rapat koordinasi dan pembinaan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarmadrasah, tercipta komunikasi dan koordinasi yang efektif, serta lahir berbagai gagasan inovatif untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan MTs di Kabupaten Bantul.