Bantul, 28 April 2026 – Siswa-siswi kelas VIII MTs Al Ma’had An-Nur, didampingi para fasilitator, berhasil menciptakan gaun indah dari bahan dasar sampah plastik. Limbah yang selama ini kerap mencemari lingkungan, seperti botol plastik, galon, kresek dan kemasan plastik sekali pakai, dimanfaatkan dan disulap menjadi busana fashion show yang menawan serta memiliki nilai seni tinggi. Menjelang peragaan busana yang akan dilaksanakan pada 29 April 2026 di halaman madrasah, karya-karya siswa terlebih dahulu dipamerkan dan dinilai oleh dewan juri. Tim juri terdiri dari guru Seni Budaya yang berkolaborasi dengan pengurus bakat dan minat pondok pesantren. Proses penilaian berlangsung selama dua hari, yaitu pada 27–28 April 2026, dengan lima aspek utama penilaian meliputi kreativitas dan orisinalitas, kesesuaian bahan, estetika dan desain, penguasaan panggung, serta kualitas presentasi beserta narasi deskripsi karya.

Proses pembuatan busana daur ulang ini tidak hanya menuntut kreativitas, tetapi juga ketekunan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mempelajari proses produksi sebuah karya, tetapi juga ditanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah dan penerapan prinsip daur ulang. Selain itu, siswa dilatih untuk bekerja secara berkelompok, berkolaborasi, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan hasil karya yang dihasilkan.
