Bantul, 29 November 2025 — MTs Al Ma’had An Nur menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diikuti oleh seluruh anggota OSIM dan MPK Nahdhatut Tholabah masa bakti 2025–2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula MTs Al Ma’had An Nur ini bertujuan untuk membekali para pengurus dengan pengetahuan dan keterampilan keorganisasian, meliputi kemampuan public speaking, pengelolaan media jurnalistik, hingga administrasi organisasi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah Muhammad Sabiq Abqorie, M.Pd, dalam sambutannya, beliau menyampaikan selamat kepada seluruh anggota OSIM dan MPK yang telah dipercaya untuk mengemban amanah selama satu periode ke depan. Ia berharap pelaksanaan LDK ini dapat menjadi bekal untuk menjalankan tugas dengan baik, sekaligus menghasilkan program kerja yang unggul sebagai kontribusi bagi kemajuan madrasah.

Sesi pertama diisi dengan materi public speaking oleh Dr. Lina, M.Pd., Dekan Fakultas Tarbiyah IIQ An Nur. Beliau memaparkan bahwa public speaking merupakan kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan meyakinkan. Ia menegaskan bahwa kunci utama berbicara di depan umum bukan hanya teknik, tetapi juga kepercayaan diri yang harus dilatih secara konsisten. Peserta juga dibekali strategi mengatasi rasa gugup dan tips menguasai panggung saat berbicara di depan audiens.
Memasuki sesi kedua, Jalu Rahman Dewantara, S.I.Kom, jurnalis Detik.com, membawakan materi mengenai kreativitas konten dan dasar-dasar jurnalistik. Ia menjelaskan bahwa dunia jurnalistik mencakup rangkaian proses mulai dari pengumpulan data hingga penyajian berita kepada masyarakat melalui media massa. Ia menekankan pentingnya unsur 5W + 1H dalam penulisan agar informasi tersampaikan secara lengkap dan jelas. Pada akhir sesi, peserta diminta membuat teks berita sederhana sebagai latihan dasar penulisan jurnalistik dan pembuatan konten digital.

Sesi terakhir diisi oleh Usman Solichin, S.Pd.I., selaku MPO MTs An Nur dengan fokus materi pada administrasi dan penyusunan program kerja organisasi. Ia menuturkan bahwa organisasi harus memiliki visi dan misi yang jelas sebagai landasan menentukan arah pengembangan program kerja. Untuk menyusun program kerja yang efektif, perlu dilakukan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi sebagai indikator keberhasilan, melalui kegiatan pelatihan dasar kepemimpinan ini diharapkan pengurus OSIM dan MPK dapat belajar berorganisasi yang baik, paham administrasi, memiliki keterampilan komunikasi, dan mengelola media yang mumpuni.