Bantul, 11 Agustus 2026 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Qur’an Hadits MTs Kabupaten Bantul kembali menggelar pertemuan dalam rangka memperkuat pemahaman dan menyamakan persepsi guru terkait Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang mengangkat materi penyusunan modul pembelajaran sesuai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tersebut dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di MTs Negeri 8 Bantul. Pertemuan berlangsung pukul 13.00–14.40 WIB dan diikuti oleh seluruh anggota MGMP Qur’an Hadits MTs se-Kabupaten Bantul. Dalam kegiatan tersebut, MTs Al Ma’had An Nur turut berpartisipasi dengan mengirimkan Siti Marfu’ah, S.Ag. dan Ngaliman, S.Pd.I. sebagai perwakilan madrasah.
Kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme para peserta, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MTs Negeri 8 Dlingo, Imam Syamroni, S.P.d, beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MGMP Qur’an Hadits. Ia berharap pertemuan tersebut dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Selanjutnya, Ketua MGMP Qur’an Hadits MTs Kabupaten Bantul, Muhammad Yusron, M.Ag., menyampaikan terima kasih kepada pihak tuan rumah yang telah memfasilitasi kegiatan. Ia juga mengapresiasi keaktifan seluruh anggota MGMP dalam mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kompetensi guru, kemudian menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi dan pemahaman guru mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, khususnya dalam pembelajaran Qur’an Hadits.

Agenda inti, pembahasan materi dipandu oleh Akhmad Syaifudin, S.Pd.I, dalam pemaparannya, ia mengajak seluruh anggota MGMP untuk membangun kesepakatan bersama dalam penyusunan materi pembelajaran Qur’an Hadits berbasis KBC untuk kelas VII, VIII, dan IX. Salah satu pembahasan utama adalah pembagian materi pembelajaran setiap bab pada semester gasal sebagai dasar dalam penyusunan modul ajar, langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan perangkat pembelajaran yang lebih terarah, sistematis, dan memiliki keselarasan antarmadrasah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk membahas perangkat pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah bagi para guru untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan praktik baik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.
Kontributor : Siti Marfu’ah