Bantul, 30 September 2025 – Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) tingkat Kabupaten Bantul resmi dibuka pada tanggal 30 September di halaman MTsN 2 Bantul. kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 30 September sampai 1 Oktober 2025, PKM tahun ini mengusung tema semangat sportivitas, prestasi dan ukhuwah di antara siswa madrasah. Agenda pembukaan dihadiri berbagai tamu undangan diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Pengawas Madrasah, Panewu Jetis, Kapolsek Jetis, Danramil Jetis dan Kepala KUA Jetis.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kemenag Bantul, H. Muntolib. S.Ag, M.S.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PKM tingkat MTs Bantul 2025, kompetisi ini menjadi wadah strategis bagi siswa dalam berkompetisi untuk mengembangkan potensi, sportivitas serta meraih prestasi, selain itu beliau berharap Kabupaten Bantul dapat menjadi juara umum PKM Tingkat Provinsi DIY. Sementara itu Ketua Panitia PKM MTs Bantul 2025, Sugeng Muhari, S.Pd, Si, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari penyelenggaraan PKM adalah untuk membangun citra madrasah sebagai basis pengembangan rohani, jasmani, keterampilan dan intelektualitas serta mengembangkan potensi dan kreativitas siswa.
PKM MTs Bantul 2025 ini diikuti oleh seluruh MTs Negeri maupun swasta di Kabupaten Bantul yang berjumlah 33 Madrasah, PKM 2025 mempertandingkan berbagai cabang lomba di bidang seni dan olahraga, cabang seni seperti Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabqoh Syahril Qur’an (MSQ), nasyid dan hadroh, sedangkan cabang olahraga seperti: catur, tenis meja, bulu tangkis, bola voli dan sprint, adapun lomba berpusat di MTsN 2 Bantul dan tersebar di beberapa Lokasi yakni lapangan Wonokromo untuk cabang lari sprint, GOR Segoroyoso cabang bulutangkis dan lapangan Al Mahalli untuk cabang bola voli, dengan adanya PKM MTs 2025 ini diharapkan lahir generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, serta mampu mengharumkan Kabupaten Bantul di Tingkat Provinsi maupun Nasional.