Bantul, 01 Juni 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, MTs Al Ma’had An Nur kembali menggelar rapat rutin guru dan karyawan dengan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan sebagai sarana evaluasi kinerja, koordinasi, serta penguatan komitmen dalam menjalankan amanah pendidik. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi media penyampaian berbagai informasi penting terkait program dan kegiatan madrasah ke depan. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Muhammad Sabiq Abqorie, M.Pd. ini juga diwarnai dengan momen apresiasi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat kepada bapak/ibu guru yang telah resmi menyelesaikan dan bersertifikasi profesi guru (gr.) atas dedikasi dan pencapaian profesional mereka.
Agenda rapat dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan bulan Juni oleh Agustinah, S.Kom., selaku ketua panitia Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), menyampaikan bahwa ujian akan berlangsung selama 7 hari pada 3–10 Juni 2026 yang berjumlah 710 siswa. Demi kelancaran ujian seluruh pengawas diwajibkan hadir maksimal 5 menit setelah bel berbunyi, di mana pada hari pertama bertugas membacakan tata tertib, mengecek kartu ujian dan posisi duduk, mengedarkan daftar hadir, serta melaporkan kehadiran di grup koordinasi. Selama mengawas, dilarang menggunakan HP, tidak diperkenankan mengoreksi ujian, membatasi izin ke kamar mandi, memastikan tas ditaruh di depan kelas untuk mengantisipasi kecurangan, serta wajib mencatat siswa yang mencontek pada berita acara dan lembar jawaban. Selain itu, lembar jawaban harus dikumpulkan secara berurutan, dan pengawas yang berhalangan hadir diminta segera menghubungi panitia. Setelah pelaksanaan ujian utama selesai, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan ujian susulan pada h+1 setelah ujian, remedial pada 11-13 Juni, penandatanganan rapor pada 15-20 Juni, hingga puncaknya pembagian rapor pada 26 Juni 2026.
Selanjutnya, pengelola madrasah menyampaikan beberapa informasi penting, di antaranya Waka Kurikulum yang menyampaikan bahwa seluruh siswa kelas IX (sebanyak 241 anak) dinyatakan lulus. Terkait teknis penilaian, seluruh wali kelas diimbau untuk segera membuat legger dan mencadangkan (back-up) data nilai siswa. Selain itu, ujian kepesantrenan dijadwalkan pada 14 Juni 2026, yang mencakup materi hafalan Asmaul Husna, doa menghadapi ujian, dan doa akhir belajar untuk kelas 7, serta materi fikih keputrian untuk kelas 8. Ujian ini bertujuan untuk menambah wawasan, ilmu, dan pemahaman keagamaan agar para lulusan madrasah memiliki bekal yang kuat sebagai siswa sekaligus santri. Rapat ini kemudian resmi ditutup dengan sesi penyampaian saran dan masukan dari para guru dan karyawan, yang berhasil melahirkan berbagai gagasan inovatif serta komitmen baru demi membawa MTs Al Ma’had An Nur menuju kemajuan yang lebih baik dan berkualitas di masa depan.